Beranda / Profil Anggota MKKS / Profil Arif Khairudin, S.Pd Kepala SMP Negeri 8 Wera

Profil Arif Khairudin, S.Pd Kepala SMP Negeri 8 Wera

Arif Khairudin, S.Pd. merupakan seorang pendidik yang telah mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan sejak tahun 2007. Lahir di Tawali, Kecamatan Wera, pada 10 Agustus 1978, Arif Khairudin tumbuh sebagai putra dari H. Muhammad dan Hatijah. Saat ini, ia berdomisili di Dusun Kara RT 06 RW 03, Desa Tawali, Kecamatan Wera. Perjalanan panjangnya sebagai guru hingga dipercaya menjadi Kepala SMPN 8 Wera Satap menjadi bagian penting dari pengabdiannya di bidang pendidikan.

Perjalanan pendidikan Arif Khairudin dimulai di SD Inpres Tawali. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, ia melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Sanggar, kemudian menempuh pendidikan menengah atas di SMAN 1 Wera. Keinginannya untuk terus mengembangkan pengetahuan membawanya ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Muhammadiyah Mataram. Di perguruan tinggi tersebut, ia menyelesaikan pendidikan S1 Pendidikan Geografi. Pendidikan yang ditempuhnya menjadi salah satu bekal penting dalam menjalani profesi sebagai seorang pendidik.

Langkah awal Arif Khairudin dalam dunia pendidikan dimulai pada tahun 2007–2008 ketika ia mulai bertugas sebagai guru di SMAN 1 Wera. Masa awal pengabdian tersebut menjadi periode penting dalam membentuk pengalaman dan pemahamannya tentang tugas seorang pendidik. Berhadapan langsung dengan peserta didik serta menjalankan tanggung jawab sebagai guru memberikan pengalaman yang kemudian menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya.

Pada tahun 2009, perjalanan kariernya berlanjut ketika ia mendapat tugas di SMPN 5 Wera sebagai CPNS hingga kemudian menjadi PNS. Setahun berikutnya, pada 2010, Arif Khairudin dimutasi ke SMPN 1 Wera. Perpindahan tugas tersebut memperluas pengalaman profesionalnya di lingkungan pendidikan sekaligus mempertemukannya dengan berbagai tanggung jawab baru sebagai seorang pendidik.

Selain menjalankan tugas sebagai guru, Arif Khairudin juga dipercaya mengemban tanggung jawab dalam pengelolaan organisasi dan administrasi. Pada tahun 2018, ia dipercaya menjadi Bendahara Dana BOS SMPN 1 Wera. Tanggung jawab tersebut menjadi pengalaman tersendiri dalam mendukung pengelolaan administrasi dan pembiayaan sekolah. Di bidang organisasi profesi, ia juga dipercaya sebagai Bendahara Umum PGRI Wera untuk periode 2025–2029.

Bekal pengalaman dan pengembangan kompetensi kemudian mengantarkan Arif Khairudin pada tahap berikutnya dalam perjalanan kariernya. Ia mengikuti Diklat Calon Kepala Sekolah (Cakep) pada tahun 2021. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan dirinya untuk menjalankan tanggung jawab kepemimpinan di satuan pendidikan. Setelah melalui proses yang ada, pada 4 Januari 2024 Arif Khairudin diangkat sebagai Kepala Sekolah dan dipercaya memimpin SMPN 8 Wera Satap.

Sebagai Kepala SMPN 8 Wera Satap, kontribusi Arif Khairudin tercermin antara lain dalam capaian sekolah yang masuk dalam 10 besar satuan pendidikan dengan capaian terbaik literasi dan numerasi se-Kabupaten Bima tahun 2026. Capaian tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan sekolah dan pengabdiannya sebagai pemimpin satuan pendidikan.

Di balik perjalanan profesionalnya, Arif Khairudin memegang sebuah prinsip hidup yang sederhana tetapi penuh makna: “The survival of life.” Prinsip tersebut menjadi ungkapan yang menggambarkan pentingnya keteguhan dalam menjalani kehidupan dan menghadapi perjalanan pengabdian. Dari seorang guru yang memulai karier pada 2007 hingga dipercaya memimpin satuan pendidikan pada 2024, perjalanan Arif Khairudin menunjukkan bahwa pengalaman, tanggung jawab, dan proses pengembangan diri merupakan bagian penting dalam membangun karier seorang pendidik.

Namun, perjalanan pengabdiannya hingga saat ini menjadi bagian dari upaya untuk terus memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan. Dengan pengalaman sebagai guru, pengelola administrasi sekolah, aktivis organisasi profesi, serta Kepala SMPN 8 Wera Satap, perjalanan Arif Khairudin, S.Pd. menjadi kisah tentang proses panjang seorang pendidik dalam menapaki tanggung jawab dan pengabdian di dunia pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *