Beranda / Profil Anggota MKKS / Profil Indriani, S.Pd, Kepala SMP Negeri 1 Sanggar

Profil Indriani, S.Pd, Kepala SMP Negeri 1 Sanggar

Indriani merupakan sosok pendidik yang telah mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan selama lebih dari dua dekade. Ia lahir di Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, pada 23 Maret 1980. Perjalanan panjangnya di dunia pendidikan dimulai sejak menjadi tenaga honorer hingga akhirnya memperoleh kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai Kepala SMP Negeri 1 Sanggar.

Perjalanan pendidikan Indriani dimulai di SDN 3 Kore. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri Dompu, kemudian meneruskan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Sanggar. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Negeri Makassar.

Rangkaian pendidikan tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan pengabdiannya sebagai seorang pendidik. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan menjadi bagian dari proses panjang yang mengantarkannya untuk terjun dan mengabdikan diri dalam dunia pendidikan.

Memulai Pengabdian sebagai Guru

Perjalanan pengabdian Indriani di dunia pendidikan dimulai pada tahun 2004. Pada tahun tersebut, ia mulai menjalankan tugas sebagai tenaga honorer di SMP Negeri 1 Sanggar.

Menjadi tenaga honorer menjadi bagian awal dari perjalanan panjangnya sebagai seorang pendidik. Selama menjalankan tugas, ia terus mengembangkan pengalaman dan menjalankan tanggung jawabnya dalam mendidik peserta didik serta berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

Pengabdian yang dijalani selama bertahun-tahun menunjukkan ketekunan dan komitmennya untuk tetap berada di dunia pendidikan. Dari seorang guru honorer, perjalanan kariernya kemudian berlanjut hingga memperoleh status sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Menjadi PNS

Setelah menjalani pengabdian sebagai tenaga honorer sejak tahun 2004, Indriani kemudian memperoleh pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2013.

Pengangkatan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan kariernya. Status sebagai PNS semakin memperkuat tanggung jawab dan pengabdiannya sebagai seorang pendidik di Kabupaten Bima.

Selama menjalankan tugas sebagai guru, pengalaman yang diperolehnya terus bertambah. Berbagai proses dan dinamika dalam dunia pendidikan menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk mengemban tugas sebagai kepala sekolah.

Amanah sebagai Kepala SMP Negeri 1 Sanggar

Momentum penting dalam perjalanan karier Indriani terjadi pada 13 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, ia dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Kepala SMP Negeri 1 Sanggar.

Amanah sebagai kepala sekolah menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya. Jika sebelumnya tanggung jawab utamanya berada dalam proses pembelajaran sebagai seorang guru, kini ia memiliki tanggung jawab yang lebih luas dalam memimpin dan mengelola satuan pendidikan.

Sebagai Kepala SMP Negeri 1 Sanggar, Indriani memiliki tanggung jawab dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, membangun kerja sama dengan guru dan tenaga kependidikan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung perkembangan peserta didik.

Kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai kepala sekolah juga menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian yang telah dimulai sejak tahun 2004. Lebih dari dua dekade berada di dunia pendidikan menjadi bekal pengalaman dalam menjalankan amanah kepemimpinan di sekolah.

Perjalanan Pengabdian

Perjalanan Indriani dari seorang guru honorer hingga menjadi kepala sekolah menunjukkan proses panjang dalam membangun karier di bidang pendidikan. Ia memulai pengabdiannya di SMP Negeri 1 Sanggar pada tahun 2004, memperoleh status PNS pada tahun 2013, dan kemudian dipercaya menjadi Kepala SMP Negeri 1 Sanggar pada 13 Maret 2026.

Perjalanan tersebut menjadi gambaran tentang sebuah pengabdian yang dibangun melalui proses, pengalaman, dan tanggung jawab yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Kini, sebagai Kepala SMP Negeri 1 Sanggar, Indriani melanjutkan pengabdiannya dengan amanah baru. Pengalaman lebih dari dua dekade di dunia pendidikan menjadi modal penting untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung kemajuan SMP Negeri 1 Sanggar.

Dari Kore, Kecamatan Sanggar, tempat ia dilahirkan pada 23 Maret 1980, perjalanan panjang tersebut membawanya kembali mengabdi dan memimpin salah satu satuan pendidikan di wilayah Sanggar. Sebuah perjalanan yang menjadi bagian dari kisah pengabdian seorang pendidik untuk terus berkontribusi bagi pendidikan di Kabupaten Bima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *